Meja365 Agen Judi Poker, DominoQQ, Bandarq Dan AduBalak Online Casino Online Terbaik | Agen Judi online | Judi Live Casino Poker Online, Agen Domino Online, Bandar q, Sakong - ITUBANDAR

Cerita Sex Fina Sahabat Pacarku

Cerita Sex Fina Sahabat Pacarku
Cerita Sex Fina Sahabat Pacarku

 

Rini adalah pacar saya, dia tinggal di asrama perawat bersama teman satu pendidikannya. Wah.. mulus-mulus tubuh mereka semua, maklum sekolah perawat, jadi body-nya mungkin juga dirawat. Yang jadi pikiran saya sekarang ini adalah sahabat dari pacar saya itu. Begini ceritanya, pacar saya punya sahabat, namanya Fina, dan orangnya cantik. Ketika Rini pulang kampung ke Jawa Timur, Fina datang ke tempat kost saya. Seperti biasa, Fina sudah terbiasa dengan keadaan kamar saya yang seperti selesai perang, berantakan sekali. Berhubung dia adalah sahabat dari pacar saya, jadi saya sambut dengan ramah.
Nonton Film Klik Disini
Kami bercerita panjang lebar sambil duduk di atas kasur. Seperti seorang sahabat, kami saling bercanda. Suatu ketika, Fina terdiam termenung. Saya heran, saya tanyakan mengapa dia tiba-tiba terdiam seperti bersedih. Fina dengan perlahan sekali bercerita bahwa setelah dia selesai menjalani pendidikan perawatnya ini, dia akan dinikahkan oleh seorang yang belum sama sekali dikenalnya. Melihat dia mulai menangis, saya berusaha menghiburnya dan berkata bijaksana. Tetapi malah membuat dia lebih keras menangis.
Perlahan dia berkata, “Don, sebenarnya aku sayang kamu..”
Fina tertunduk, “Maafkan aku Don..” lanjutnya.
Aduh, saya bingung harus menjawab bagaimana. Sementara saya terdiam, Fina memeluk saya. Tubuhnya yang harum dan kulitnya yang halus menyengat isi kepala saya. Saya berusaha tetap tenang dan mengingat bahwa dia ini sahabat dari pacar saya. Tetapi “adik kecil” saya ini (kadang-kadang besar juga sih) tidak mau tahu, menggeliat dan mulai mengeras didalam celana saya. Apalagi benda empuk di dada Fina menghimpit tubuh saya. Bisa gawat nih, si “adik kecil” gelisah dan segera ingin keluar dari sarangnya.
Fina semakin erat memeluk saya. Saya coba mencium dahinya perlahan. Dia diam saja. Saya cium pipinya, dia masih diam juga. Saya coba meraih bibirnya yang mungil dan mengulumnya, Fina membalas perlahan. Wah, habis sudah iman yang saya miliki..! Saya lumat bibirnya dengan ganas hingga dia gelagapan dan kewalahan. Ketika bibir saya meluncur ke lehernya, Fina merintih tertahan. Tangan saya yang sigap dan terlatih tidak tinggal diam, mulai menyusup dari belakang t-shirtnya, mengusap punggungnya yang halus dan mencari kaitan BH-nya. Lepas..! Mulai perlahan saya angkat t-shirt putihnya hinga terlepas berikut BH-nya, dan terlihatlah buah dadanya yang indah itu. Keadaan putingnya masih ranum sekali.
Setelah puas menjelajah daerah leher dengan diiringi rintihan lembut Fina, mulut saya mulai menelusuri gundukan lembut itu. Fina melenguh lirih, tangannya mencoba menahan kepala saya, namun dia tidak menolaknya. Berputar diantara lereng buah dadanya, mulai mulut saya mendaki mencari putingnya. Bersamaan desahan panjangnya, Fina meremas rambut kepala saya ketika putingnya terkulum oleh bibir saya dan mulai saya jilati. Dengan nikmat sekali saya berpindah dari puting yang satu ke puting yang lainnya. Mulai mengeras juga ketika jari saya turut mengurut- urutnya.
Perlahan tubuhnya saya rebahkan diatas kasur dan tangan saya mulai mengusap-usap pahanya yang mulus dan licin ke atas sambil mengangkat rok mininya. Masih dengan mulut saya di buah dadanya, tangan saya telah mencapai pangkal pahanya. Perlahan saya coba merenggangkannya dengan jari saya, dan mulai menyusupkan jari saya diantara celana dalamnya. Hangat sekali..! Bunyi gemerisik perlahan terdengar ketika jari-jari saya menyentuh rambut-rambut lembut di daerah tersebut dan mulai mencari lubang kewanitaannya.
Fina merintih memelas sekali ketika jari saya mengusap-usapnya perlahan dan teratur. Lembab dan hangat serta sedikit lekat saya rasakan di jari saya. Kepala saya bergeser kearah bawah pusarnya hingga kini berhadapan dengan celana dalamnya. Perlahan saya tarik celana dalamnya kebawah dengan sedikit mengangkat pantatnya, dan lepas juga. Saya renggangkan pahanya dan saya dekatkan kepala saya. Tangan Fina refleks berusaha menahan saya.
“Jangan Don..!” kata Fina sambil berusaha menarik kepala saya.
Tapi percuma saja, sebab lidah saya telah menjilati pangkal celah vaginanya. Fina menggeliat-geliat tidak menentu. Namun tangannya tetap memegangi kepala saya yang ada di pangkal pahanya.
Lama-kelamaan, mungkin karena merasa nikmat atau geli atau entah apa, kini malah Fina sedikit mendesakkan kepala saya di belantara rambut vaginanya sambil merenggangkan pahanya agak lebar. Jilatan saya semakin menjadi-jadi dan rintihan-rintihan Fina semakin keras. Kini tangannya tidak menahan saya lagi, hanya meremas-remas rambut kepala saya saja. Bahkan pinggulnya kini turut bergoyang lembut mengikuti tiap jilatan saya pada bibir vaginanya. Suaranya yang memelas dan tertahan semakin mengeraskan penis saya, yang dari tadi tidak terurus sama sekali.
Sesaat saya lepaskan pakaian saya sendiri, penis saya melompat keluar dengan perkasanya, mengacung dengan urat-uratnya yang dahsyat. Saya merayap diantara tubuh Fina yang telentang, saya hadapkan penis saya di wajahnya yang imut. Mata Fina nanar melihat keperkasaannya. Saya tuntun tangannya untuk memegangnya. Matanya terpejam ketika jari lentiknya menggenggam batang leher penis saya. Saya sorongkan perlahan kepala penis pada mulut mungilnya.
“Isap sayang.., coba diisap..!”
Bibir mungilnya terbuka perlahan mencoba mengulum kepala penis saya. Kewalahan juga Fina untuk menguasai besarnya kepala penis saya yang sudah coklat kememerahan itu.
“Isap sekarang..” pinta saya lembut.
Dengan mata masih terpejam, Fina menghisapnya. Setiap hisapannya membuat urat-urat leher kemaluan saya itu berdenyut. Saya dorong agak dalam batang kemaluan saya didalam mulutnya. Fina gelagapan hingga air liurnya keluar dan menimbulkan suara berkecipak. Perlahan saya maju mundurkan batang kemaluan saya. Semakin lama semakin dalam. Saya benamkan setengah dari batang kemaluan saya dalam mulut mungilnya.
Lama saya biarkan Fina menghisap-hisapnya. Pemandangan itu membuat saya semakin bergairah saja. Bibirnya yang lembut bergesekan dengan kulit kemaluan saya. Nikmat sekali rasanya. Ketika saya cabut dari mulutnya, terlihat Fina mencoba mengambil nafas dengan terengah-engah. Saya sambar mulutnya yang mungil dengan mulut saya. Agak lama kami saling mengulum, namun perlahan kembali saya renggangkan pahanya yang putih hingga terbuka lebar. Terlihat kembali vaginanya yang kemerahan diantara kilauan bulu-bulu halusnya.
Kini saya arahkan penis saya di bibir vaginanya yang lembab berair. Saya desakkan sedikit hingga kepala penis saya ditelan oleh vaginanya.
“Sakit nggak Don..?” tanya Fina disela rintihannya.
“Sedikit sayang.. hanya sedikit..” jawabku menghibur, sebab konsentrasi saya berada pada acara utama yang akan kami lakukan.
Dengan satu dorongan mantap dari saya dan diiringi rintihan kenikmatan yang keras, Fina menerima seluruh penis saya. Fina meremas rambut kepala saya dengan keras. Saya peluk tubuhnya yang berkeringat dan saya rasakan getaran yang hebat padanya. Saya biarkan beberapa saat penis saya di dalam lumatan vaginanya. Denyutan lembut namun kuat sangat terasa oleh saya pada tiap urat kemaluan saya. “Memang masih perawan si Fina ini,” pikirku.
Perlahan saya tarik batang senjata saya. Gesekan nikmat ini membuat Fina merintih dengan kepala mendongak keatas. Giginya mengigit bibirnya sendiri, menahan sesuatu. Saya benamkan kembali batang kemaluan saya kedalam kehangatan kemaluannya. Fina kembali mengeluarkan desisan menggairahkan. Semakin lama saya percepat gesekan batang kemaluan saya, mencoba membuat Fina semakin histeris dan menggumamkan kata-kata yang tidak jelas terdengar. Suara lenguhan Fina yang menggairahkan dan dengusan nafas membara dari saya, menimbulkan suara berkecipak diantara pangkal paha kami berdua. Gesekan Nikmat disertai hisapan berdenyut vagina milik Fina yang hangat membuat batang penis saya menggila. Bibir saya yang bernafsu sesekali menghisap puting mungil buah dada Fina yang menegang.
“Don… ach.. aku…” desis Fina.
Saya sadar dia akan mencapai klimaksnya. Kemaluan saya semakin ganas saya benamkan di liang kehangatannya. Dan… pinggang saya terasa bergetar keras, ada sesuatu yang hendak terlontar. Entah bagaimana saya semakin menggila, hingga pinggang Fina terguncang-guncang hebat.
Dengan buah dada Fina yang terayun-ayun disetiap desakan kemaluan saya pada vaginanya, Fina memekik dengan mata setengah terbuka. Nafas kami semakin memburu. Dan akhirnya, Fina memekik panjang sambil memeluk pinggang saya, hingga penis saya amblas sedalam-dalamnya. Disertai muntahan sperma dari penis saya, kami mengejang beberapa saat hingga akhirnya saya mendarat di atas tubuh Fina yang puting mungilnya masih mengeras.
Permainan kami sungguh pengalaman yang terindah buat kami berdua. Fina merasakan kepuasan yang belum pernah dirasakannya seumur hidupnya bersama saya, setelah pemainan itu Fina berkata kalau dia tidak menyesali perbuatannya dan keperawanannya memang pasrah ingin dia serahkan kepadacsaya. Tetapi akhirnya pengalaman itu hanya menjadi kenangan bagi kami berdua. Fina menikah dengan lelaki pilihan orang tuanya di kotanya, sedangkan cinta saya bersama Rini hilang karena perbedaan pandangan hidup.

Nonton Film Klik Disini

Cerita sex 2018, cerita sex terbaru, cerita sex terupdate, cerita sex, cerita seks 2018, cerita seks terupdate, cerita seks terbaru, cerita seks, cerita dewasa 2018, cerita dewasa terupdate, cerita dewasa terbaru, cerita dewasa, cerita mesum 2018, cerita mesum terupdate, cerita mesum terbaru, cerita mesum.

Tags: bacaan seks blog cerita seks blowjob cerita 17 tahun cerita bokep cerita dewasa cerita hot cerita hot artis cerita kenikmatan cerita ngentot cerita plus cerita porno artis cerita seks artis cerita seks dewasa cerita seks tante

author
Author: 

    Related Post "Cerita Sex Fina Sahabat Pacarku"

    Cerita Sex Bercinta Dengan Bos
    Cerita Sex Bercinta Dengan Bos   Cerita
    Cerita Sex Bercinta Dengan Guru SMAku
    Cerita Sex Bercinta Dengan Guru SMAku  
    Cerita Sex Pemuas Birahi Majikanku
    Cerita Sex Pemuas Birahi Majikanku   Cerita
    Cerita Sex Pemuas Nafsu Bu Dosen
    Cerita Sex Pemuas Nafsu Bu Dosen  

    Leave a reply "Cerita Sex Fina Sahabat Pacarku"